Bab II
Tentang Laki-laki
“ Apa sih itu lelaki?
Bayi konyol yang sia-sia berjuang dan berkelahi
dan ngambek dan menginginkan segalanya
tetapi tiada pantas mendapatkan apapun.
Satu lubang kuburan mungil adalah
semua yang akan di dapat.”
Pecundang identik dengan laki-laki karena jarang ada perempuan yang disebut dengan pecundang. Laki-laki yang pengecut bisa dalam arti tidak bertanggung jawab, terlalu banyak bicara tanpa disertai perbuatan ataupu bisa jadi di karenakan kedewasaannya yang datang terlambat walaupun usia semakin menua. Laki-laki bisa digambarkan dalam arti luas, walau dilihat dengan kacamata subyektif tapi bisa dijadikan sebuah pemikiran bagaimana seorang laki-laki bisa berubah menjadi seorang pengecut atau pecundang.
“ Seorang lelaki jahat yang ditahan oleh musuhnya, tidak akan bisa bebas dari cengkraman hukuman, kemanapun dia pergi. Sesekali orang yang jahat bisa terhindar dari bencana, namun kejahatan yang telah ia lakukan tetap akan mendapat balasan, meskipun ia melarikan diri menuju langit.”(Sa'di)
1. Morfologi Laki-laki
Laki-laki, lelaki atau pria adalah salah satu dari dua jenis kelamin manusia yaitu laki-laki dan perempuan. Penggunaan istilah “ lelaki” dalam bahasa Indonesia pada manusia dan dalam jantan pada binatang. Lelaki mempunyai sifat-sifat yang membedakan dengan perempuan yaitu
Lebih bersikap agresif dibandingkan perempuan. Bagaimanapun, dalam hubungan antar pribadi sebagian besar penyelidikan mendapati bahwa keagresifan antara lelaki dan perempuan sama saja. Bagaimanapun, lelaki cenderung lebih agresif di luar rumah dan sebaliknya.
Lebih bersikap kompetitif, tetapi juga lebih keras kepala dibandingkan perempuan.
Mempunyai keyakinan diri lebih besar (malah terkadang sombong juga) dan mempertunjukkan kemahiran kepemimpinan yang lebih baik dibandingkan perempuan.
Lebih dapat mengedepankan akal dan emosi.
Mempunyai kemahiran teknis lebih besar dan pengurusan dibandingkan perempuan.
Lebih cenderung pada pemikran abstrak dibandingkan perempuan
Lebih kasar dibandingkan perempuan
Lebih gemar bercakap dan lebih cenderung mencela saat orang sedang bercakap dibandingkan perempuan.
Lebih cenderung menyindir dan menggunakan metafora dalam pembicaraan
“Berhentilah berbicara dan lakukan tindakan nyata.”(Aura)
Lelaki dewasa merupakan masa atau perjalanan hidup seorang lelaki setelah dia berubah dari anak-anak . Lelaki yang tidak sadar akan kedewasaannya itulah yang menjadikannnya seorang pecundang.
“ Banyak orang tidak tumbuh menjadi dewasa karena mereka menjadi orang asing bagi diri sendiri.”(Tarthang Tulky)
2. Kedewasaan laki-laki
Pecundang tidak sadar akan kedewasaannya, munkin dia sendiri tidak ingat sudah dikhitan apa belum. Karena itu perlu direnungkan dimana letak kedewasaannya berada. Menurut pemikiran dan pengamatan seseorang kedewasaan di pengaruhi oleh:
Pertama, dengan siapa dia bergaul dan berinteraksi. Dalam agama Islam, Rasulullah Muhammad SAW pernah bersabda, “Seseorang itu bersama agama temannya. Maka hendaklah seseorang memperhatikan dengan siapa dia berteman” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).
Contoh paling sederhana adalah apabila dia sering berinteraksi dan berteman dengan preman terminal, maka kita lama kelamaan akan menjadi preman terminal pula. Apabila teman-temannya adalah orang yang baik agamanya, maka agamanya yang berteman dengannya pun akan menjadi baik pula.
Kedewasaan juga begitu. Bila dia berteman dengan orang-orang yang dewasa dalam berpikir, bertindak, berbicara, dan hal lainnya, dia juga akan meniru sikap dewasa tersebut.
Kedua, pemahaman seseorang terhadap agamanya. Seseorang yang tidak memahami agamanya sendiri secara menyeluruh cenderung merasa kebingungan dalam menjalani hidupnya, karena ia mencari-cari sendiri tujuan hidupnya. Padahal tujuan hidupnya sudah digariskan sangat jelas di agama mereka. Sebagai contoh, dalam Islam, tujuan dan tugas hidup manusia dijelaskan dalam Adz-Dzariyat (51): 56, yang berbunyi, “Dan tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku”
Seseorang yang dewasa sudah mengerti arti dan tujuan hidupnya di dunia. Ia tidak tidak menghabiskan waktu untuk mencari arti kehidupannya, sehingga bisa menghabiskan waktunya untuk melakukan amal-amal yang berguna.
Ketiga, umur juga berpengaruh besar terhadap kedewasaan. Pengaruh umur adalah dalam pengalaman hidup. Seseorang dengan umur yang lebih pasti memiliki pengalaman hidup yang lebih pula.
Adalah penting bagi dirinya untuk selalu introspeksi diri, kapanpun itu, karena sesungguhnya dia sedang menghitung mundur ke arah lonceng kematian yang kapan berbunyinya hanya Allah yang tahu. Ia harus bisa dewasa, karena dia harus bermanfaat bagi setiap orang yang ada di sekitarnya. Tidak ada yang bisa mengubah dirinya menjadi lebih dewasa, selain dirinya sendiri.
“ Pada hakikatnya kita membentuk hidup kita sendiri dan membentuk diri kita sendiri. Proses ini tidak penah berakhir sampai kita mati. Dan pada akhirnya kita bertanggung-jawab atas pilihan kita sendiri.”(Eleanor Rosevelt).
23. Lelaki seperti karet gelang
Lelaki sebagai pecundang bisa juga dikarenakan “ lelaki seperti karet gelang. John Gray mengibaratkan lelaki bagaikan karet gelang. Saat menarik diri, mereka hanya dapat mulur sejauh mereka dapat mengerut kembali. Ini merupakan kiasan sempurna untuk memahami siklus keakraban laki-laki. Siklus ini meliputi mendekat, menarik diri, kemudian mendekat lagi.
Lelaki melakukan siklus seperti itu bisa dikarenakan pengaruh “moody”, bisa diumpamakan apabila seorang laki-laki penasaran pada seorang perempuan maka dia akan mendekat terus sampai dia dapat mengetahui apa yang ada dalam dan luar diri perempuan tersebut, kemudian setelah rasa penasarannya terpuaskan, maka dia akan manarik diri karena merasa tidak perlu ada yang diketahuinya lagi. Benar-benar laki-laki yang hanya mempemainkan hati
Kuakui
Ku main hati....ku main hati
Ku tak bisa
Tuk memungkiri
Ku main hati...main hati
“ Main Hati” Andra and the blackbone
Begitu pula halnya dalam hal “fuck” percintaan. Kebanyakan perempuan terkejut saat menyadari bahwa lelaki yang mencintai seorang perempuan pun secara berkala perlu menarik diri sebelum dapat lebih mendekat. Lelaki secara naluri merasakan dorongan untuk menarik diri itu. Ini merupakan daur alami. Lelaki dapat menarik diri karena alasan-alasan tertentu. Lelaki bisa saja mencintai dan mempercayai perempuan dan kemudian tiba-tiba mulai menarik diri. Seperti karet gelang lelaki akan menjauhkan diri, kemudian kembali karena kemauannya sendiri ataupun tidak kembali karena kepengecutannya.
“ Mungkin sebuah telinga selama hidupnya tidak pernah mendengar suara genderang, terompet atau seruling. Dan mata mungkin belum pernah melihat sisi sebuah taman. Otak mungkin tidak pernah digunakan berpikir. Jika tidak ada bantal kapas, mungkin akan tidur dengan bantalan batu. Dan jika tidak ada pasangan jiwa untuk menemani tidur, tangan tidak mungkin ditaruh pada dada seseorang. Tidak bisa bertahan untuk tetap ada tanpa apapun.”(Sa'di)
3 Hal ini tidak bisa diketahui mengapa seorang laki-laki yang mencintai seorang perempuan tiba-tiba menarik diri tanpa alasan yang jelas. Karena dari pihak lelaki hanya bisa bungkam seribu bahasa dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui apa penyebabnya. Dalam hal ini seharusnya digunakan pemikiran yang positif terlebih dahulu. Tapi apabila sudah terlalu lama dan tidak ada kejelasan yang pasti gunakan pemikiran negatif saja, karena tidak ada yang perlu ditunggu kejelasannya dari seorang pecundang.
4“ Siapapun yang bersama dengan orang jahat tidak akan bisa melihat kebaikan. Jika bidadari berteman dengan setan, dia akan belajar rasa takut, umpatan dan kata-kata jelek. Dari orang jahat hanya akan belajar kejahatan. Seekor srigala tidak akan mengambil jaket yang di jahit.”(Sa'di)
54. Lelaki suka kata-kata berdefinisi
6Mungkin dikarenakan untuk mengelabui seorang laki-laki suka menggunakan kata-kata berdefinisi. Kata-kata yang perlu penjelasan lebih lanjut, seperti transdental( Ketuhanan), borjuis (golongan mampu), apologi (pembenaran) dan kata-kata besar lainnya lebih sering diucapkan oleh laki-laki dibanding perempuan. Karena tidak memiliki wilayah otak spesifik berbicara, sebagi pemburu, lelaki harus mampu mengkomunikasikan sekian informasi dengan jumlah kata-kata yang sedikit, agar otaknya dapat mengembangkan wilayah-wilayah spesifik pembentukan kosakata, yang terletak di bagian depan dan belakang otak kiri.
7Otak dan Akal
8Banyak orang percaya bahwa otak dan akal itu sama
9Namun harus ada kekuatan di belakang otak untuk membuatnya berfungsi
10Otak dan akal pikiran adalah dua hal yang sama sekali berbeda
11Otak bersifat biologis , akal bersifat spiritual
12Otak bekerja seperti komputer, apapun yang dimasukkan ke dalamnya
13Itulah semua yang bisa anda keluarkan kembali
Begitu logikanya
3Arti kata tidak begitu penting bagi lelaki dan kenapa mereka memilih menggunakan definisi untuk memperoleh keuntungan dari kaum perempuan dan juga dari lelaki lain. Lelaki menggunakan bahasa karena saling berkompetisi satu sama lain dan menggunakan “ definisi” menjadi sebuah siasat utama dalam memainkan permainan bahasa. Jika seorang lelaki mencoba menciptakan “inti” pembicaraan yang kuat atau mantap dan berkata, misalnya'...dia tidak mungkin bisa membuat inti pembicaraannya lebih jelas atau mencapai inti persoalan agar semua orang bisa mengerti apa yang di maksudkan.
4“ Lebih baik sedikit pengertian daripada banyak salah pengertian.
5”(Anatole Franco)
6Kata-kata berdefinisi membuat lawan bicara menjadi menduga-duga apa arti dari defenisi tersebut. Bisa seorang laki-laki mengatkan sayang dalam keadaan yang memungkinkan dalam arti lebih sehingga membuat seorang perempuan menjadi berbunga-bunga yang ternyata hanya bunga bangkai yang ada. Karena arti sayang itu hanya bullshitt . Sehingga lebih baik tidak berpikir positif untuk yang satu ini atau bisa saja jangan diambil serius definisi tersebut. So jangan-jangan mencoba untuk mangartikan defenisi dari seorang pecundang karena hanya akan membuat kecewa.
7“ Jika engkau mendapat berita yang akan membuat hati sedih, tetaplah diam hingga yang lain memahaminya. Burung Bul-bul membawa kabar musim semi, meninggalkan kabar buruk bagi burung hantu.”(Sa'di))
85. Kalimat yang sering digunakan laki-laki
9Kalimat yang digunakan laki-laki umumnya pendek, langsung pada penyelesaian masalah-masalah dan inti persoalan. Untuk menjelaskan sesuatu mereka memberikan tambahan kosa kata yang lebih luas dan dilengkapi dengan fakta. Ketika lelaki menggunakan gaya bicara secara tidak langsung demikian dalam hubungan sosial mereka, hal itu sering pula membuat mereka tampak kasar dan terkesan tidak sopan. Pernyataan-pernyataan atau kalimat-kalimat yang meluncur dari mulut seorang laki-laki lebih sederhana dan ringkas daripada kata-kata yang dilontarkan seorang perempuan dan lebih berstuktur. Kaum laki-laki biasanya menggunakan kata-kata pembuka yang sederhana, inti dan kesimpulan yang jelas.
“ Lebih baik tidak mengekspresikan sesuatu daripada disalahartikan.”
36. Lelaki lebih suka bicara dengan dirinya sendiri
4Lelaki tumbuh berkembang sebagai kesatria, pelindung dan pemecah masalah. Bias otak dan kondisi sosial, menjaga mereka dari ketakutan atau keragu-raguan. Lelaki berbicara di dalam otak mereka, karena mereka tidak memiliki kecakapan verbal seperti yang biasa digunakan perempuan ketika berkomunikasi. Jika lelaki tatapan matanya menerawang, scan otaknya akan menunjukkan bahwa ia memang sedang berbicara pada dirinya sendiri di dalam kepalanya.
5Anugerah
6Diantara anugerah terbesar yang diberikan kepada kita adalah kekuatan pemikiran dan kehendak yang bebasan yang memberi kita label individualitas yang memungkinkan kita untuk melihat hidup seperti yang kita harapkan.
7Anugerah yang sama ini pun bisa menjadi kelemahan terbesar manusia.
8Kita sering kekurangan kekuatan untuk mengubah pemikiran kita, sehingga kita terjerumus
9dalam pikiran-pikiran dan tingkah laku negatif masa lalu.
Makin murni pikiran makin banyak cinta dan pengertian yang bakal mengeram dalam hati anda
3Pada diri seorang laki-laki yang terdapat sifat pengecut mereka tidak dapat menjadi seperti ksatria dan mereka juga tidak dapat menjaga dari ketakutan atau keraguaan. Karena bukan kesatria, jika ketakutan dan keraguan sudah mendarah daging.
4Keraguan
5Keraguan adalah wajar ketika baru melakukan tapi bukan berarti baru melakukan, tapi bukan berarti harus meninggalkan sesuatu karena keraguan itu.
6Keraguan adalah jalan, bukan bayangan yang senantiasa membebani, maka lewati saja dengan tenang.
7Kepercayaan akan tumbuh jika sudah melewati keraguan itu.
8Ingatlah pintu yang terkunci dapat terbuka jika diketuk atau membukanya dengan menggunakan kunci yang sesuai dengannya.
9Seorang laki-laki yang notabene pecundang hanya bisa menutup rapat-rapat mulut mereka jika diintogerasi untuk menanyakan suatu penjelasan. Dan apabila seorang pecundang terdesak maka dia melakukan hobi joggingnya, yaitu lari dari kenyataan.
10“ Lebih baik menjadi singa sehari daripada kambing seumur hidup.”
11(Sister Kenny)
127. Mengapa lelaki tidak merasa dicintai
13Lelaki merasa tidak dicintai karena perempuan tidak mempercayainya lagi. Lelaki merasa tidak dicintai karena perempuan tidak menerima dia sebagaimana adanya. Lelaki merasa tidak dihargai dan tidak dicintai karena perempuan tidak menghargai apa yang dilakukannya. Lelaki tidak merasa dicintai karena ia merasa tidak dikagumi. Lelaki merasa tidak dicintai karena ia merasa perempuan telah menarik kembali persetujuannya. Ia tidak merasa lagi sebagai tokoh yang baik. Lelaki tidak merasa dicintai karena perempuan tidak membesarkan hatinya untuk bertindak dengan kekuatannya sendiri.
148. Kesalahan-kesalahan yang dibuat lelaki
15Ia tidak mendengarkan, mudah terbagi perhatiannya, tidak mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang penuh minat atau penuh perhatian. Lelaki mengartikan perasaan-perasaan perempuan secara harafiah dan mengoreksinya. Lelaki menganggap perempuan minta penyelesaian, karena itu lelaki memberi nasehat. Lelaki mendengarkan , tapi kemudian marah dan menyalahkan perempuan karena mengecewakannya atau membuatnya patah semangat. Lelaki mengecilkan pentingnya kebutuhan dan perasaan perempuan. Lelaki menganggap anak-anak dan pekerjaan lebih penting. Bila perempuan marah, lelaki menjelaskan mengapa lelaki benar dan mengapa perempuan tidak boleh kecewa. Setelah mendengarkan lelaki tidak mangatakan apa-apa dan pergi begitu saja.
169. Lelaki menghindari komitmen dan tanggung-jawab
17Seorang laki-laki yang menikah atau menjalin hubungan pernikahan sepanjang hidup, diam-diam juga mencemaskan laki-laki bujangan yang banyak melakukan hubungan pra nikah dan keranjingan. Lelaki tidak akan mampu menepis perasaan-perasaan khawatir bahwa komitmen berarti sama saja dengan kehilangan kesempatan.
18Lelaki suka menanti, menanti dan menanti pasangan yang sempurna, akan tetapi mereka tidak menyadari betapa waktutelah membuatnya
19semakin tua dan tua.
Seorang laki-laki mengalami ketakutan bila di target untuk melakukan suatu komitmen. Jangankan untuk menikah untuk pacaran mereka juga pikirkan untung ruginya. Karena darah pecundang yang mengalir deras dalam dirinya menyebabkan perlu pemikiran panjang untuk dapat mengambil keputusan untuk melakukan suatu komitmen. Kalau pada usia bisa di maklumi untuk menimbang-nimbang lagi suatu hubungan, tapi untuk laki-laki dewasa hal tersebut sangat disesalkan bila tidak berani menentukan suatu komitmen, tapi lebih parah lagi jika membuat komitmen dan kemudain meninggalkannya tanpa alasan yang jelas. Sungguh benar-benar laki-laki yang tidak bertanggung jawab, terlalu cemen...
“ Pengakuan pangeran dengan suara lembut dan anak-anak tidak akan dipercaya, karena pengakuan pangeran dapat berubah dengan mudah dan anak-anak hanya mengulang pelajaran yang diperoleh semalam. Jangan memberikan hatimu kepada seseorang kekasih dari ribuan pecinta. Dan jika engkau telah memberikannya berarti engkau telah siap membagi hatimu”(Sa'di)
Ketika usia beranjak tua seharunya memikirkan untuk mengakhiri masa lajang dengan cara yang halal. Bukan dengan cara membuat komitmen kemudian ditinggalkan, mengobral janji tapi tidak pernah ditepati, mengaku beratanggung-jawab tapi tak pernah dijawab. Seorang laki-laki bagi yang “bujangan” dan sudah berumur harusnya memikirkan pernikahan karena itu merupakan sarana untuk menyempurnakan separuh agama.
Perkawinan
Kemudian
Perempuan si ahli nujum itu berkata untuk kedua kalinya: Hei guru, apa itu menikah?
Mustofa menjawab:
Kalian lahir bersama-sama dan akan selalu bersama-sama
Kalian tetap bersama ketika sayap maut yang putih mencerai-beraikan hari-hari kalian
Benar, kalian selalu bersama sampai di hadapan Tuhan dalam keadaan terdiam
Tetapi keselamatan tetap ada dalam wujud badan kalian bersama,
Dan angin di langit akan menari-nari di antara kalian
Sebagian diantara kalian akan mencintai yang lain,
Dan janganlah kalian membuat ikatan dari cinta kalian itu:
Tapi buatlah laut yang bergelombang diantara permukaan diri kalian
Salah seorang diantara kalian hendaknya mengisi gelas minuman yang lain, dan jangan kalian minum dari satu gelas saja
Dan hendaknya salah seorang di antara kalian memberikan rotinya kepada yang lain dan janganlah kalian makan dari roti yang besar saja
Menyanyilah dan menarilah kalian bersama-sama dan bergembiralah, tetapi jadilah diri kalian masing-masing
Dengan sempurna, seperti terpisahnya dawai-dawai musik gambus, padahal ia memainkan sebuah lagu yang sama
Berikan hati kalian, sekalipun salah seorang diantara kalian tidak akan dapat menjaga hati yang lain
Karena tangan kehidupan itu sendiri mencapai hati-hati kalian
Berdirilah dalam satu barisan, tetapi jangan saling menempel:
Ketahuilah tiang-tiang tempat pemujaan itu berdiri saling berjauhan
Dan pohon-pohon saru dan pohon benalu tidak tumbuh sama tinggi, salah satu dari kedua pohon itu tumbuh di bawah bayang-bayang pohon yang lain
Sabtu, 06 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar